Entri Populer

Jumat, 23 Juni 2023

Riri dan Randy

 Rasanya sudah lama ya aku ga ngeblog. Sebut saja nama karakter ku kali ini adalah Riri. Wanita yang makin berumur makin sedih. Riri sudah ga seceria dan sebahagia dulu. Banyak hal yang buat aku merasa sedih. Dan dari semua itu ada cerita soal randy di kehidupan Riri. Riri sesungguhnya adalah wanita rapuh yang bepura pura memainkan peran nya menjadi wanita tangguh. Pada dasarnya dia sangat sedih karna ia harus mengubur beberapa mimpi yang ia impikan. Mungkin hanya sebagian kecil di dunia ini yng menginginkan menjadi seorang ibu rumah tangga. Apalagi di era feminisme dan juga era wanita karir saat ini. Riri adalah salah satu dari sekian banyak wanita karir di dunia ini yang sangat mengidam ngidamkan untuk menjadi seorang istri dan Ibu. Dia adalah seorang idealis yang ga mau pacaran jika akhirnya ga serius. Ia ingin hanya pacaran sekali saja hingga menikah. Karna keidealisan nya itu hingga umur nya yang ke32 tahun belum ada satu pria pun yang mau berhubungan dengan nya. Hingga ia bertanya tanya dalam hati. Kalo suatu saat dia menikah apakah bakal tetep bisa melahirkan karena sudah berada di umur yang tidak muda lagi. Terkadang Riri sedih kenapa dari banyak sekian pria di dunia ini, kenapa tidak ada yang memilih dia yang pingin punya anak. Tidak seperti wanita sekarang yang menginginkan child free. 

Impian untuk mempunyai anak, nampaknya harus segera dikubur oleh riri seiring dengan bertambahnya usia menjadi seorang wanita. Jika banyak orang dengan optimis bilang “there is no deadline for a woman for marriage”, Riri akan bilang bahwa ituu semua bohong dan irrasional apalagi buat wanita yang pingin punya anak dengan cara yang normal. 

Kalian pasti berpikir Riri mungkin wanita jelek, aneh dan tidak pandai mengurus diri. Anda jelas salah. Dia ga jelek. Dia pernah menjadi mikro influencer sekaligus juga eksekutif muda. She got the beauty and the brain. But not the boy. Kalau dibilang Riri tidak berusaha untuk menjalani suatu hubungan juga gak. 

Suatu hari datanglah Randy di kehidupan Riri. Riri berpikir maybe Randy orang nya. Karena Riri menurunkan jauh standarnya dan juga Randy berbeda dari pria yang ia kenal lain nya. Riri selalu berusaha mengusahan waktu agar bisa banyak moment bersama dengan Randy. Sedangkan berbeda dengan Randy, ia selalu berusaha untuk menghindar. Namun ketika Riri sadar bahwa Randy menghindar, randy seringkali ga enak dan kasihan dengan Riri. Sehingga Riri jatuh hati berkali kali karena dia pikir Randy peduli padanya. Sampailah di suatu titik, Riri merasa sangat sangat jenuh. Dimana Riri seringkali bukan lagi mengirimkan kode namun mengirimkan tempat tempat resto favoritnya sambil berkata “mauu” tapi pesan itu hanya dibalas oleh Randy dengan kata “aneh” . Saat itu, mungkin karena riri terlihat chill dan suka tertawa, randy berpikir tidak terjadi apa apa. Padahal sebenrrnya satu per satu hari Riri bolong. 

Namun namanya Riri, ia ga pantang menyerah. Ia pun mencoba kembali dengan mengajak kerja ke kantor bareng (karena kantor sekarang sering nya WFH) dengan alasan ga ada teman makan siang. Sambil nyari nyari resto jepang favorit nya Randy. Namun Randy seolah mencari cara bagaimana agar dia ga berdua saja dengan Riri dengan mengajak orang lain. Dan saat makan siang, lupa akan janji bahwa akan makan siang bareng. Akhirnya karna Riri kecewa, Riri hanya bilang “ya udah aku udah pesen makan siang” padahal Riri adalah makhluk yang paling ga suka pesen makanan. Lebih suka duduk di meja makan ataupun do restoran yang proper untuk menikmati aktivitas paling disukai oleh dirinya. Yaitu makan. Lagi lagi hati Riri hancur. Dan sadar. Ya dia ga niat. Buat apa aku paksa. Belum lagi kerjaan Riri lagi seabrek abreknya dan lagi sering kena semprot. Rasanya bener kata tiktok “hidup Riri sedang capek capeknya”. 

Belum lagi Riri merasa wanta paling bodoh sedunia yang rela mikir buat nanti ga usah pulang kampung dulu supaya makin banyak kesempatan buat ketemu Randy di kantor. Akhirnya Riri mengerti jangan mau bekorban buat orang yang ga suka sama kita. Yang ada kita nya sendiri yang sedih. Dan orang tersebut hanya bisa membalas dengan kata “maaf” lalu makin pergi menjauh. 

Memang Randy kalo dibilang tipe orang yang ga peka ya ga 100% ga peka. Karena setelah teman nya Randy memergoki mata Riri merah, seperti sehabis menangis. Randy jadi kepikiran dan bertanya ke Riri “pesen apa tadi?” Lalu riri menjelaskan bahwa sbenrnya dia ga pesen apa apa. Lalu makan siang sendiri. Bagi Riri sbenrrnya dia ga apa apa makan siang sendiri, tapi karena kebetulan ketemu apa salah nya jika Randy juga mau meluangkan waktu buat Riri. Tapi harapan Riri ituu adalah harapan yang konyol. 

Lagi lagi karena ga enak dengan Riri, lalu Randy pun bertanya “makan dimana?” Sengaja aja riri bilang “makan di resto jepang yang aku bilang kemarin” dan Randy pun baru mencari cari chat beberapa restoran rekomendasi Riri yang selama ini ga pernah ia respon. Riri pun makin sedih setiap randy nunjukin hp nya “yang ini bukan resto nya?” Atau “yang ini?” Mungkin saat itu Riri ketawa karena seperti dibecandaiin oleh Randy. Tapi sejujurnya sedih banget karena selama ini Randy ga pernah put interest di  smua chat restoran rekomendasi nya Riri. Lagi lagi Riri terlihat seperti orang bodoh. 

Terkadang di dalam hati kecil Riri, masihh ada harapan Randy untuk inisiatif menghubungi Riri bukan karena ga enak. Tapi bisa apa, randy ya randy. 

Dua minggu lagi Riri akan ulang tahun dan rupanya Randy mengingat tanggal nya. Sejujurnya Riri pingin ngerayain ultahnya sama orang yang ia sayang. Either sama keluarga, temen, ataupun orang yang ia suka. Makanya riri sampaikan sebenrrnya dia mau cuti dan mau pulang kampung karena temen dia lagi pulang kampung semuanya. Namun Randy bilang jangan cuti waktu ultah karena dia mau ngerayain di kantor. Sejujurnya, waktu itu Riri feel grateful. Tapi dengan kelakuan Randy dimana lagi lagi menghindar dan melupakan makan siang bareng, Riri merasa sudah cukup. Kali ini dia yang harus melangkah pergi. Rasanya jangan pernah put our hope to others dan jangan terlalu percaya sama orang lain.

Maka dari itu langkah yang Riri ambil adalah mengambil cuti di hari Ultahnya supaya Randy ga perlu ga enakan buat ngerayain ultah Riri. Paling Randy lupa di hari H ataupun paling hanga ngucapin happy bday ala kadarnya. Riri dan Randy sepertinya hanya kisah cinta sedih lain nya yang tidak akan bersatu.